Jumat, 28 Oktober 2011

Khasiat Buah Labu Kuning

gambar Buah Labu Kuning Cucurbita pepo atau buah labu kuning termasuk dalam tumbuhan C3 karena fiksasi karbon organik pertama ialah senyawa berkarbon tiga, 3-fofogliserat. Tumbuan C3 sendiri adalah tumbuhan yang fiksasi karbon awal terjadi melalui rubisco, enzim siklus Calvin yang menambahkan CO2 pada ribulosa bifosfat. Tumbuhan ini memproduksi sedikit makan apabila stomata tertutup pada hari yang panas dan kering.
Dalam biji labu kuning terkandung sejumla zat, di antaranya sejenis asam amino yang langka (seperti m-karboksifenilalanina, pirazoalanina, asam aminobutirat, etilasparagina, dan sitrulina) dan sejumlah asam amino lain yang diperlukan kelenjar prostat (semisal alanina, glisina, dan asam glutamat). Biji ini juga mengandung unsur mineral Zn (seng) dan Mg (magnesium) yang sangat penting bagi kesehatan organ reproduksi, termasuk kelenjar prostat.
Kandungan lainnya berupa asak lemak utama, yaitu asam linoleat, asam oleat, dan sedikit asam linolenat. Selain itu, vitamin E (tokoferol) dan karotenoid, yaitu lutein dan beta-karoten juga ada di dalam daging bijinya. Hormon beta-sitosterol itulah yang menyimpan khasiat mengambat atau menekan kerja enzim 5-alfa-reduktase. Enzim ini akan mengurangi terbentuknya hormon dihidrotestosteron dari hormon testoteron. Dengan begitu, membesarnya kelenjar prostat dapat dicegah dan labu Kuning Penawar Racun dan Cacing Pita . Air buahnya berguna sebagai penawar racun binatang berbisa, sementara bijinya menjadi obat cacing pita.
»»  BACA KELANJUTANNYA...

Jumat, 21 Oktober 2011

Penyebab Gigi Sensitif

http://www.goinfotainment.com/wp-content/uploads/2011/06/Gigi_Sensitif_24062011.jpg
gigi sensitif



Merasa gigi Anda ngilu saat menyantap es krim atau sup panas? Itu tandanya Anda punya gigi sensitif.

Cara termudah untuk terbebas dari rasa ngilu yang menyerang tiap kali menyantap makanan panas atau minuman dingin adalah menghindari pemicunya. Tetapi jauh lebih baik bila Anda mengunjungi dokter gigi untuk menemukan penyebabnya.

Gigi sensitif bisa disebabkan banyak hal, sehingga pengobatannya akan berbeda-beda antar pasien. Bantulah dokter gigi dengan memberi informasi seputar rasa ngilu itu. Apakah itu sakit, menusuk singkat, atau terus-menerus? Apakah sakit tersebut menyebar ke wajah atau leher, atau hanya rahang Anda?

Apakah Anda sangat merasakan sakit di pagi hari atau setelah Anda makan jenis makanan tertentu? Beberapa pertanyaan-pertanyaan ini akan diajukan oleh dokter gigi Anda untuk membantu mendiagnosis dan mengetahui penyebab sakit gigi Anda.

Umumnya gigi sensitif disebabkan oleh email gigi yang terbuka, sehingga dentin (lapisan gigi setelah email) terbuka. Ada beberapa alasan mengapa hal ini mungkin terjadi. Jika Anda memiliki penyakit gusi dan gusi Anda turun, akar gigi Anda akan terlihat, dan gigi tersebut pun dapat menjadi lebih sensitif. Akar gigi yang terekspos ini tidak memiliki email untuk melindungi mereka, sehingga membuat daerah ini sensitif terhadap panas atau dingin.

Pada beberapa pasien, kerusakan gigi disebabkan dan enamel aus karena tidur sambil menggemertakkan gigi. Kondisi ini umumnya dikenal dengan istilah “bruxism”, dan hal ini terjadi tanpa sepengetahuan pasien sendiri, sebab kejadiannya pada saat pasien tidur.

Atau, gigi retak juga bisa sensitif disebabkan oleh dentin terbuka. Dentin juga dapat terkena hanya dengan menyikat gigi terlalu semangat. Menyikat gigi terlalu keras juga dapat merusak gusi dan menyebabkan gusi turun, dan sekali lagi dengan turunnya gusi maka akar gigi terekspos, dan menyebabkan sensitivitas yang tinggi.

Banyak orang dengan gigi sensitif akan menggunakan pasta gigi yang khusus gigi sensitif, dengan harapan agar sensitivitas berkurang. Hal ini memang dapat membantu, jika gigi Anda sensitif terhadap makanan panas dan dingin dan minum. Namun, belum tentu akan efektif jika gigi Anda sensitif karena retak, rusak atau karena gusi telah turun.
Inilah mengapa sangat penting untuk berbicara dengan dokter gigi Anda. Dokter gigi dapat menunjukkan bagaimana menyikat gigi dengan benar, dan dapat merekomendasikan berbagai jenis sikat gigi yang cocok dengan kondisi gigi Anda.
»»  BACA KELANJUTANNYA...

Selasa, 11 Oktober 2011

Manfaat Buah Kiwi

             Apakah Anda mengenal buah kiwi (Actinidia deliciosa)? Buah kiwi memiliki bentuk yang khas, yakni oval, dengan kulit cokelat berbulu. Sementara daging buahnya berwarna hijau/keemasan dan rasanya manis bercampur sedikit masam.


buah kiwi
             Banyak orang mengira, buah kiwi berasal dari Selandia Baru. Hal ini bisa terjadi, karena Selandia Baru merupakan negara penghasil kiwi terbesar di dunia. Selain itu, nama "kiwi" sama dengan nama burung khas negara itu. Padahal yang benar, buah kiwi berasal dari China. Sebutannya adalah "Chinese gooseberry".
Bibit buah kiwi dibawa ke Selandia Baru pada awal abad ke-20 (antara 1904 hingga 1906) oleh Isabel Fraser. Ia adalah kepala sekolah Wanganui Girls College, Selandia Baru, yang berkunjung ke China untuk melihat sekolah-sekolah. Sejak saat itu, buah kiwi berkembang pesat di negara tersebut.

Manfaat Buah Kiwi

            Sebuah perusahaan asal Selandia Baru, yang memasarkan buah kiwi ke lebih dari 70 negara di dunia, telah menginvestasikan jutaan dollar dana riset untuk mengetahui manfaat buah kiwi. Nah, hasil penelitian mereka membuktikan bahwa buah kiwi memiliki kandungan serat, vitamin C, vitamin E, potasium, asam folat, carotenoid, kalsium, fosfor, magnesium, selenium, tembaga, zat besi, seng, dan antioksidan lain yang cukup tinggi. Buah kiwi juga memiliki kandungan glycaemik index (GI), serta kandungan lemak dan kolesterol yang rendah.
Apa manfaat dari semua vitamin dan mineral tersebut? Menurut para ahli, buah kiwi bisa meningkat kekebalan tubuh. Buah kiwi juga baik untuk mencegah cacat tulang belakang pada bayi, juga mendorong perkembangan otak dan kognitif anak-anak.
buah kiwi
Selain itu, buah kiwi dapat dimanfaatkan untuk menjaga kondisi tekanan darah dan kesehatan jantung. Serta, membantu menjaga sistem pencernaan dan kesehatan penglihatan, yang biasanya menurun karena faktor usia.

Cara Memilih dan Menyimpan Buah Kiwi

            Tertarik mendapatkan buah kiwi? Anda sudah bisa membelinya di berbagai supermaket kota-kota besar. Namun perlu diingat, Anda tidak bisa mengetahui mana buah kiwi yang sudah matang dan siap dinikmati hanya berdasarkan penampilan kulitnya saja! Maka, Anda perlu trik khusus. Untuk mendapatkan buah kiwi yang masak, tekan sisi atas (bagian yang dipetik) dan sisi bawahnya dengan ibu jari dan telunjuk. Kalau sedikit empuk, berarti kiwi sudah siap dimakan.
Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda terlanjur membeli buah kiwi yang belum matang? Letakkan buah ke dalam mangkuk buah atau kantong kertas bersama dengan apel dan pisang. Dalam proses pematangan, apel dan pisang memproduksi ethylene, dan hal ini akan mempercepat proses pematangan buah lainnya. Kemudian, agar buah kiwi awet, masukkan buah ke dalam kantong plastik atau kotak buah khusus, lalu simpan di dalam lemari es, terpisah dari buah-buahan lainnya
»»  BACA KELANJUTANNYA...

Minggu, 09 Oktober 2011

i2OCR.

           Kira-kira seminggu lalu, saya ditanya teman apa ada software yang bisa melakukan konversi dari dokumen hasil scan menjadi file Word? Proses ini disebut Rekognisi Karakter Optik atau pengenalan huruf optik (lebih populer dalam istilah bahasa Inggris, optical character recognition, yang biasa disingkat OCR). Saya bilang ada, tapi bukan free software. Sebagai alternative, saya menawarkan layanan OCR gratis secara online yang disediakan oleh i2OCR.
OCR
i2OCR adalah layanan online gratis yang dapat mengkonversi dokumen hasil scan atau gambar ke dalam dokumen word yang selanjutnya dapat diedit oleh pengguna. OCR online gratis ini tidak membutuhkan pendaftaran untuk menggunakannya, dan mendukung Multi-Kolom dokumen scan untuk pengenalan karakter yang tersedia dalam 33 bahasa termasuk diantaranya Inggris, Perancis, Spanyol, Jerman, Italia, Rusia, Portugis, dan Cina.
Layanan OCR online gratis ini mendukung format gambar seperti TIF, JPEG, PNG, BMP, PPM, PBM, PGM. Anda dapat meng-upload gambar hingga maximal 10 MB. Untuk pengenalan karakter teks yang lebih baik, gambar yang Anda upload harus minimal 200 dpi. Anda dapat menyalin teks hasil konversi ke dalam notepad atau download sebagai file Word.
Go to i2OCR Online
»»  BACA KELANJUTANNYA...

Senin, 03 Oktober 2011

Budidaya Kangkung

Kangkung
( Ipomoea reptans )



 Sejarah Singkat

          Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika.

 Sentra Penanaman

             Kangkung banyak ditanam di Pulau Jawa khususnya di Jawa Barat, juga di Irian Jaya di Kecamatan Muting Kabupaten Merauke kangkung merupakan lumbung hidup sehari-hari. Di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar tanaman kangkung darat banyak ditanam penduduk untuk konsumsi keluarga maupun untuk dijual ke pasar.

 Jenis Tanaman

               Kangkung termasuk suku Convolvulaceae (keluarga kangkung-kangkungan). Kedudukan tanaman kangkung dalam sistematika tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan ke dalam:
a) Divisio : Spermatophyta
b) Sub-divisio : Angiospermae
c) Kelas : Dicotyledonae
d) Famili : Convolvulaceae
e) Genus : Ipomoea
f) Species : Ipomoea reptans

Kangkung merupakan tanaman yang tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih. Kangkung yang dikenal dengan nama Latin Ipomoea reptans terdiri dari 2 (dua) varietas, yaitu Kangkung Darat yang disebut Kangkung Cina dan Kangkung Air yang tumbuh secara alami di sawah, rawa atau parit-parit.

Perbedaan antara kangkung darat dan kangkung air:

Warna bunga.

Kangkung air berbunga putih kemerah-merahan, sedangkan kangkung darat bunga putih bersih.
kangkung air







Kangkung air
Kangkung darat


Bentuk daun dan batang.
           Kangkung air berbatang dan berdaun lebih besar dari pada kangkung darat. Warna batang berbeda. Kangkung air berbatang hijau, sedangkan kangkung darat putih kehijau-hijauan.

Kebiasaan berbiji.
            Kangkung darat lebih banyak berbiji dari pada kangkung air. Itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.


 Manfaat Tanaman
           Bagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan pucuk-pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Kangkung selain rasanya enak juga memiliki kandungan gizi cukup tinggi, mengandung vitamin A, B dan vitamin C serta bahan-bahan mineral terutama zat besi yang berguna bagi pertumbuhan badan dan kesehatan.

Disamping itu hewan juga menyukai kangkung bila dicampur dalam makanan ayam, itik, sapi, kelinci dan babi.

Seorang pakar kesehatan Filipina: Herminia de Guzman Ladion memasukkan kangkung dalam kelompok "Tanaman Penyembuh Ajaib", sebab berkhasiat untuk penyembuh penyakit "sembelit" juga sebagai obat yang sedang "diet". Selain itu, akar kangkung berguna untuk obat penyakit "wasir"


 SYARAT PERTUMBUHAN
 
A.  Iklim

          Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Kangkung darat dapat tumbuh pada daerah yang beriklim panas dan beriklim dingin

Jumlah curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara 500-5000 mm/tahun. Pada musim hujan tanaman kangkung pertumbuhannya sangat cepat dan subur, asalkan di sekelilingnya tidak tumbuh rumput liar. Dengan demikian, kangkung pada umumnya kuat menghadapi rumput liar, sehingga kangkung dapat tumbuh di padang rumput, kebun/ladang yang agak rimbun.

Tanaman kangkung membutuhkan lahan yang terbuka atau mendapat sinar matahari yang cukup. Di tempat yang terlindung (ternaungi) tanaman kangkung akan tumbuh memanjang (tinggi) tetapi kurus-kurus. Kangkung sangat kuat menghadapi panas terik dan kemarau yang panjang. Apabila ditanam di tempat yang agak terlindung, maka kualitas daun bagus dan lemas sehingga disukai konsumen.

Suhu udara dipengaruhi oleh ketinggian tempat, setiap naik 100 m tinggi tempat, maka temperatur udara turun 1 derajat C. Apabila kangkung ditanam di tempat yang terlalu panas, maka batang dan daunnya menjadi agak keras, sehingga tidak disukai konsumen.


B.  Media Tanam

Kangkung darat menghendaki tanah yang subur, gembur banyak mengandung bahan organik dan tidak dipengaruhi keasaman tanah.

Tanaman kangkung darat tidak menghendaki tanah yang tergenang, karena akar akan mudah membusuk. Sedangkan kangkung air membutuhkan tanah yang selalu tergenang air.

Tanaman kangkung membutuhkan tanah datar bagi pertumbuhannya, sebab tanah yang memiliki kelerengan tinggi tidak dapat mempertahankan kandungan air secara baik.


 C.Ketinggian Tempat

           Kangkung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) ± 2000 meter dpl. Baik kangkung darat maupun kangkung air, kedua varietas tersebut dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Hasilnya akan tetap sama asal jangan dicampur aduk.

  PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA


A. Pembibitan
  Persyaratan Bibit Kangkung Darat
Dalam pemilihan bibit harus disesuaikan dengan lahan (air atau darat). Karena kalau kangkung darat ditanam di lahan untuk kangkung air produksinya kurang baik, warna daun menguning, bentuk kecil dan cepat membusuk.
Bibit kangkung sebaiknya berasal dari kangkung muda, berukuran 20 -30 cm. Pemilihan bibit harus memperhatikan hal-hal seperti berikut, batang besar, tua, daun besar dan bagus. Penanamannya dengan cara stek batang, kemudian ditancapkan di tanah. Sedangkan biji untuk bibit harus diambil dari tanaman tua dan dipilih yang kering serta berkualitas baik.

  Penyiapan Benih
a) Benih kangkung yang akan ditanam adalah stek muda, berukuran 20-30 cm, dengan jarak tanam 1,5 x 15 cm.
b) Untuk benih dari biji kangkung diambil dari tanaman yang tua.
c) Benih yang diperlukan untuk seluas 10 m2 atau 2 bedengan ± 300 gram, jika tiap lubang diisi 2-3 butir biji.
  Teknik Penyemaian Benih
Biji dengan ukuran diameter 3 mm, disebar dalam baris-baris berjarak 15 cm dengan jarak kira-kira 5 cm antara masing-masing biji. Kultivar yang berbiji dapat tahan tanah lembab dan tumbuh baik dalam musim hujan.
  Pemeliharaan Pembenihan/Penyemaian
Agar diperoleh hasil panen yang baik, dalam pemeliharaan pembenihan kangkung diperlukan penyiraman teratur dan kerap pada cuaca kering.

  Pengolahan Media Tanam
 1. Persiapan
Kangkung air membutuhkan tempat-tempat yang ada genangan air. Bertanam kangkung memerlukan tanah yang diberi pupuk kompos, kemudian dibuatkan petak-petak/bedengan seperti tanaman sayuran lain. Tentang panjang bedengan, tergantung kondisi lahan. Kemudian siapkan tugal dan tancapkan di atas bedengan dengan jarak 20 x 20 cm.
  2. Pembukaan Lahan
Tiga minggu sebelum melakukan penanaman kangkung, sebaiknya tanah diolah terlebih dahulu. Kemudian tanah dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektar, diberi air dengan ketinggian 5 cm, dibiarkan tergenang air dan diberi urea 1 kuintal per hektar

3. Pembentukan Bedengan

Pembentukan bedengan untuk tanaman kangkung dapat dilakukan dengan ukuran lebar 0,8-1,2 m, panjang 3-5 m, dalam ± 15-20 cm dan jarak antar bedeng 50 cm dengan membuat selokan. Ukuran tersebut dapat disesuaikan, tergantung keadaan lahan yang tersedia. Bedengan dibuat untuk kelancaran pemasukan dan pembuangan air yang berlebih serta untuk memudahkan pemeliharaan dan kegiatan lain. Ada pula yang membuat bedengan dengan ukuran panjang kali lebar: 2x1 m dengan kedalaman drainase 30x30 cm.

4. Pemupukan

Pemupukan bagi tanaman kangkung terdiri dari pupuk dasar yaitu pupuk kandang, yang diberikan seminggu sebelum tanam (setelah selesai pembuatan bedengan). Selain itu juga diberikan pupuk urea, seminggu setelah tanam, kemudian 2 minggu setelah tanam. Pemberian pupuk urea dicampur dengan air kemudian disiram pada pangkal tanaman dengan ember penyiram.

Pada waktu melakukan pemupukan, lahan dikeringkan terlebih dahulu selama 4 sampai 5 hari. Kemudian diairi kembali.

Pupuk yang diperlukan adalah sebagai berikut: 10-20 ton/ha rabuk organik dan 100-250 kg/ha urea, diberikan selama 2 minggu pertama, dengan cara disiramkan.

5. Lain-lain
Agar tanaman kangkung dapat berproduksi secara memuaskan, perlu dilakukan pergiliran tanaman dengan tanaman kacang tanah, kacang hijau, kacang buncis, kecipir atau ketimun.

  Teknik Penanaman

1. Penentuan Pola Tanam
Penentuan pola tanam dapat disesuaikan dengan luas lahan yang akan ditanami. Apabila bedengan dibuat dengan ukuran 2x1 m, maka bila jarak tanamnya ditentukan 20x20 cm, maka dalam satu bedengan terdapat sebanyak 50 lubang atau 50 rumpun kangkung.

2. Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan lubang tanam dapat dilakukan dengan cara ditugal, yang berjarak 20x20 cm, sedalam ± 5 cm. Setiap bedengan dapat ditentukan jumlah lubangnya (tergantung ukuran bedengan).

3. Cara Penanaman
Penanaman kangkung darat dilakukan pada sore hari yaitu jam 16.00 sampai 18.00. Hal ini bertujuan agar benih setelah ditanam tidak langsung mendapat udara kering sehingga benih cepat berkecambah.

4. Pemeliharaan Tanaman

4.1. Penjarangan dan Penyulaman
Bila tanaman kangkung terlalu lebat/sangat berdesakan dalam satu rumpun maka diperlukan penjarangan. Apabila tanaman banyak yang mati, maka segera dilakukan penyulaman (diganti dengan bibit yang baru yang telah disiapkan).

4.2. Penyiangan
Penyiangan dilakukan bila terdapat rumput liar (tanaman pengganggu). Penyiangan dilakukan setiap 2 minggu.

4.3. Pembubunan
Pembumbunan dilakukan untuk mendekatkan unsur hara bagi tanaman kangkung sehingga dapat mempermudah akar tanaman untuk mentransfernya. Pembumbunan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 minggu.

4.4. Perempalan
Bagi tanaman kangkung sebagai penghasil daun dan batang, perempalan tidak dibutuhkan, sebab perempalan adalah penyortiran dan pengambilan tunas-tunas muda yang tidak berguna, yang akan menghambat pertumbuhan tanaman.

4.5. Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk urea. Pupuk urea diberikan hanya sekali dengan cara dilarutkan dalam air lalu disiram pada tanaman kangkung. Perlu diperhatikan agar pada waktu menebar pupuk jangan sampai ada butir pupuk yang tersangkut atau menempel pada daun, sebab akan menyebabkan daun menjadi layu. Gunakan sapu lidi setiap selesai menabur pupuk.

4.6. Pengairan dan Penyiraman
Selama tidak ada hujan, perlu dilakukan penyiraman. Penyiraman gunanya untuk mencegah tanaman kangkung terhadap kekeringan. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu pagi (jam 07.00) dan sore (jam 17.00). Penyiraman dilakukan dengan gembor penyiram. Tanaman kangkung membutuhkan banyak air dalam pertumbuhannya.

4.7. Waktu Penyemprotan Pestisida
Tanaman kangkung darat yang terkena ulat berwarna putih yang berada pada helai daun sebelah bawah sehingga menyebabkan warna daun menjadi kuning. Untuk penanggulangannya disemprotkan Baysudin dengan dosis 2 cc per liter air, yang disemprotkan sore hari.

Untuk memberantas ulat daun yang sering menyerang tanaman kangkung, digunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman.

Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.

4.8. Pemeliharaan Lain
Agar pertumbuhan subur, sebaiknya seminggu setelah atau sebelum panen, tanaman dipupuk urea kembali.

  Hama dan Penyakit

1. Hama
Hama yang banyak menyerang tanaman kangkung umumnya relatif tidak ganas, antara lain: belalang dan ulat daun. Pengendalian: untuk mencegah terjadi over populasi, semprotkan Sevin atau sejenisnya. Untuk memberantas ulat daun ini digunakan Insektisida Diazinon 60 EC, dengan dosis sebesar 2 cc per liter air dan disemprotkan pada tanaman. Pada waktu membasmi hama, sebaiknya lahan dikeringkan terlebih dahulu selama 4-5 hari. Kemudian diairi kembali.

Ulat daun


2. Penyakit

Tanaman kangkung tahan terhadap penyakit dan hanya memerlukan sedikit perlindungan.
Penyakit jamur yang lazim menyerang tanaman kangkung adalah karat putih (Albugo Ipomoea panduratae). Penyakit ini peka terhadap Dithane M-45 atau Benlate, tetapi bila benih diperlakukan dengan penyiraman dan higiene umumnya baik, penyakit tidak menjadi masalah. Serangga pemakan daun dikendalikan dengan penyemprotan strategis senyawa organofosfat jauh sebelum pemanenan.

Ipomoea pandurata flower
Ipomoea pandurata corolla tubeCorolla tube.
Ipomoea pandurata calyxCalyx.

3. Panen
a. Ciri dan Umur Panen
Panen pertama sudah bisa dilakukan pada hari ke 12. Saat ini kangkung sudah tumbuh dengan panjang batang kira-kira 20-25 cm. Ada pula yang mulai memangkas sesudah berumur 1,5 bulan dari saat penanaman.

b. Cara Panen

Cara pemanenan kangkung air hampir sama dengan kangkung darat. Cara memanen, pangkas batangnya dengan menyisakan sekitar 2-5 cm di atas permukaan tanah atau meninggalkan 2-3 buku tua. Panen dilakukan pada sore hari. Panenan dilakukan dengan cara memotong kangkung yang siap panen dengan ciri batang besar dan berdaun lebar.
Dengan menggunakan alat pemotong. Pemungutan hasil kangkung darat dapat pula dilakukan dengan cara mencabutnya sampai akar, kemudian dicuci dalam air. Panen kangkung darat dilakukan pada umur 27 hari. Selama panen, lahan penanaman harus tetap basah tapi tidak berair (lembab).


c. Periode Panen
Panen dilakukan 2-3 minggu sekali. Setiap kali habis panen, biasanya akan terbentuk cabang-cabang baru. Setelah 5 kali panen atau 10-11 kali panen maka produksi kangkung akan menurun baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Jika sudah terlihat berbunga, sisakan ± 2 m2 untuk dikembangkan terus menjadi biji yang kira-kira memakan waktu 40 hari sampai dapat dikeringkan.


d. Prakiraan Produksi
Pertanaman kangkung secara komersial menghasilkan sekitar 15 ton/ha sepanjang beberapa panenan berturut-turut atau sekitar 160 kg/tahun/10 m2.

4. Pascapanen

1. Pengumpulan
Kangkung yang baru dipanen dikumpulkan dan kemudian disatukan sebanyak 15-20 batang kangkung dalam satu ikatan.

2 Penyimpanan
Dalam penyimpanan (sebelum dipasarkan), agar tidak cepat layu, kangkung yang telah diikat celupkan dalam air tawar bersih dan tiriskan dengan menggunakan anjang-anjang.

  ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN
1. Analisis Usaha Budidaya
Analisis budidaya kangkung dengan luas lahan 30 m2 selama 3 bulan di daerah Bogor pada tahun 1999. Kangkung dipanen 2 kali/bulan. Rata-rata produksi 200 ikat/panen; produksi total selama 3 bulan=1.200 ikat.

2. Pengemasan
Menurut persetujuan pembeli dan penjual.

  REFERENSI

1. Daftar Pustaka
Kangkung darat dan kangkung air. Trubus, no. 186, tahun XVI - Mei '85.
Adiwidjaja, Rahmat, dkk. (1997). Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoeae reptans) kultivar sutera pada Inceptisols Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran Fakultas Pertanian UNPAD.


Hasil Pembibitan Biji Kangkung

Add caption


Kangkung biji yang dimaksud disini adalah biji kangkung hasil tanaman kangkung biasa yang diambil bijinya.
Untuk mendapatkan biji kangkung tentu diperlukan waktu yang lebih lama dibanding kalau diambil daun dan batangnya sebagai sayur. Umur kangkung yang siap dipanen/diambil bijinya sekitar 4 bulan. Dari pantauan webinfobisnis.com ketika datang ke TKP dan wawancara dengan beberapa petani di daerah Jombang ternyata antusias petani dalam menanam kangkung amat besar, terutama daerah yang agak sulit sistem irigasinya.
Disamping itu harga jual di tingkat pengepul yang menggunakan sistem kontrak sebagai jaminan  pasca panen juga membuat petani lebih semangat. Harga kontrak saat ini berkisar Rp 8.500,- dan rata-rata perhektar dapat menghasilkan sekitar 1000 – 1300 kg.  Tentu ini merupakan hasil yang cukup baik dibanding dengan menanam jenis tanaman lainnya apalagi tidak diperlukan perawatan yang khusus.
Lalu untuk apa biji-biji kangkung tersebut ? Hasil penelusuran webinfobisnis.com sampai saat ini belum ada kejelasan yang pasti, tetapi ada beberapa info kalau biji-biji kangkung tersebut dipakai untuk bahan kosmetik , tetapi ada juga yang mengatakan dijual lagi sebagai benih kangkung cabut seperti yang banyak ditanam didaerah Sidoarjo dan daerah lain. Lepas dari itu semua apakah untuk bahankosmetik atau untuk lainnya,  yang terpenting bagi petani adalah bisa dan ada yang menampung hasil tanamnya.
Meskipun ada sistem kontrak tetapi banyak juga petani yang menanam kangkung biji ini tanpa ikatan kontrak dan mereka kelihatan tenang dan santai dalam menjual kangkung biji hasil panennya. Bahkan mereka biasanya mensuplay daerah lain yang kekurangan. Tentu ini ada resikonya, karena mereka terkadang harus menjual dibawah kontrak meski tidak terlalu berbeda jauh.
Semuanya kembali kepada petani atau pengusaha apa mau ambil peluang untuk menanam kangkung biji atau ambil kesempatan lain.
»»  BACA KELANJUTANNYA...

Sabtu, 01 Oktober 2011

Pestisida Nabati Daun dan Biji Sirsak

Ulat daun

           2 Minggu yang lalu kegiatan budidaya kami sempet terganggu secara besar, karena adanya serangan hama ulat grayak (Spodoptera litura F). Serangan ini begitu merepotkan kami, dalam satu malam 1 petak kangkung dengan ukuran 1 x 3,5 meter bisa habis. Daun-daun kangkung disisakan hanya tulang daun saja. Kangkungpun tidak layak jual.
         Sesusai dengan komitmen kami dalam berbudidaya yang sehat kami mengendalikan hama ulat grayak  awal mulanya dengan manual atau mengambil ulat satu persatu, akan tetapi karena daya tumbuh dan berkembang biak yang luar biasa, kami mulai mencari cara dengan menggunakan pestida nabati. Dari hasil referensi kami di PUSTAKA LITBANG DEPTAN http://pustaka.litbang.deptan.go.id/publikasi/bt15110j.pdf membuat pestida nabati dari ekstrak daun sirsak. Hasil suatu penelitian ternyata bisa sirsak paling efektif dalam mengendalikan hama ulat grayak.
Daun Sirsak

               Awal mulanya kami mengumpulkan 50 lembar daun, lalu dipotong-potong dan dihancurkan lalu direndam ke dalam air di ember yang diisi 8 liter air. Perendaman dilakukan semalam. Setelah itu diambil 8 liter air rendaman sirsak , lalu dicampur air sebanyak 20 liter atau air 1 tangki penyemprotan. Hasilnya bisa mengendalikan hama ulat grayak. Hasil referensi didapat ternyata biji sirsak mengandung bioaktif asetogenin yang bersifat insektisidal dan penghambat makan (anti feedant) sebagai racun kontak dan racun perut. Buah mentah , biji, daun dan akar sirsak mengandung senyawa kimia annonain yang dapat berperan sebagai insektisida, larvasida, penolak serangga (repellent).
Selain itu sebagai pengamatan lapang, kami menemukan titik terang bagaimana hama ini bisa muncul padahal bulan-bulan sebelumnya tidak pernah ada serangan. Kesimpulan yang kami dapat:
1. Jangan menanam sayur hidroponik dekat dengan tanaman yang berbunga seperti, timun, tomat,cabe atau terong. Tanaman berbunga merangsang serangga untuk hidup disana karena bunga yang dihasilkan menarik kupu-kupu atau ngengat untuk masuk ke tanaman inang. Tanaman berbunga sebagai tempat bertelur dan ulat akan masuk ke areal hidroponik dan memakan daun-daun tanaman hidroponik. Jadi perlu ada pemisahan antara tanaman hidroponik non berbunga dengan tanaman berbunga.

2. Bersihkan rumput-rumput yang ada di areal hidroponik. Rumput juga merupakan tempat bertelurnya hama-hama yang merugikan. Baik ulat dan serangga-serangga bertelur di rumput-rumput dan ulatnya akan naik ke areal hidroponik dan akan merusak sayur.

3. Hindari Lampu. Bagi anda yang memberikan penerangan pada rumah plastiknya, apabila rumah plastik tertutup secara rapat dan tidak ada tempat masuknya serangga tidak masalah lampu diberikan. Akan tetapi bagi yang kurang tertutup, maka nyala lampu akan menarik datangnya serangga-serangga pada malah hari ke rumah plastik anda.
Sampai saat ini setelah kami mengaplikasikan esktrak sirsak untuk mengendalikan hama ulat di lapang dan penerapan teknis seperti tempat tanam, rumput dan lampu untuk memutus daur hidup serangga. Hasilnya sudah tidak ada lagi serangan hama ulat. Demikian informasi dari kami
»»  BACA KELANJUTANNYA...